Posts

Showing posts with the label i am miss cham
Image
Fatamorgana Sedang apa? Diriku? Dirimu? Menangis dipojokan kamar? Menahan rindu yang ternyata semu Menahan sesak yang membuat tergelak Dan sadar, Semua ini hanya sebuah jeda. Foto-foto yang terpampang itu Hanyalah filter-filter yang menipu Dunia yang begitu bergairah Faktanya sangat bedebah Yang tak punya kuasa Akan terlindas Akan dilibas  23.10.25

MENCINTAI DIRI SENDIRI

Image
Pagi ini, aku merasakan sesuatu yang membuat tidak nyaman. Sebenarnya sudah semenjak lama tetapi pagi ini betul-betul terasa. Yah, kenyamanan dalam bekerja sungguh mengganggu.  Aku tipe orang perasa, tapi semenjak menikah dan punya anak bodo amatlah sama sesuatu yang membuat pikiran terkuras karena itu betul-betul membuat stress. Perihal pekerjaan yang aku geluti, rasanya tidak mengenakkan sekali.  Bekerja dalam tim? Bekerja sama?! Kompak?! lah apalah itu sudah tidak berlaku lagi disini. Semua individualis, atau mungkin hanya aku saja? Oh ya, benar, hanya aku sesuatu yang baginya toxic.  Astaghfirullahaladziiim, hapuslah perkara-perkara yang membuat diri menjadi menghambat berpikir positifnya. Ada beberapa tips yang aku gunakan saat ini emmm sudah kurang lebih satu tahun saya coba. 1. Menerima Diri Sendiri     Penerimaan kepada diri sendiri menjadi hal yang paling utama dalam hidupku. Aku menyadari bahwa tidak sempurna, cela dan luka ku banyak. Tapi aku menerima...

Serba Serbi Persiapan Pernikahan (part 1)

Selamat pagi, kekasih ! Engkau tahu? Agustus mulai menapaki angka dua puluhan, itu artinya akan segera berlalu. Namun persiapan untuk acara kita tak menentu. Sejak tanggal dan hari di persiapkan, aku sudah mewanti-wanti mu untuk memulai membuat konsep agar nanti tidak keteteran. Akan tetapi engkau selalu sibuk dengan duniamu, yang entah mereka peduli atau hanya sok cari perhatian. Ketahuilah mereka tidak benar-benar respe ct pada hidupmu. Kekasih, aku sabar dengan sikapmu yang lebih mementingkan mereka. Akan tetapi cobalah berpikir dewasa kapan harus mementingkan orang lain kapan harus mementingkan kita. Cobalah belajar menghargai waktu, menghargai aku yang selalu engkau abaikan. Perhelatan kita tidak akan sukses jika hanya aku yang memikirkan. Semua harus seimbang. Mempersatukan dua keluarga dari latar belakang berbeda tidak gampang. Pernak pernik acara yang tidak sedikit, lalu mau bagaimana jika tidak (mulai) di rakit? Maaf kali ini aku harus mendiamkan engkau, tujuannya hanya...

Senandung Perpisahan

Image
Adakah yang lebih sakit dari perpisahan dua insan saling mencinta. Berulang. Adakah yang dapat   menggambarkan betapa remuk redam perasaan. Terulang. Adakah yang lebih indah dari luka yang tertahan. Seakan tersenyum. Adakah yang dapat melukiskan perihnya kerinduan. Seolah semuanya diam, hening. Meresapi   betapa rindu-rindu tak tersampaikan, hingga pagi menjelang dan malam terlanjur kelam.

Apakah ini termasuk 'dalam' salah satu pengorbanan cinta ?

Image
Selasa 22-5-2018 'Saur, saur saur' teriakan toa membangunkan orang untuk menikmati santap sahur. Sedang aku kesakitan melolong meminta untuk disembuhkan. Karena rasa yang tak tertahankan akhirnya aku menyerah. Sepagi itu aku digelandang masuk ruang berbau obat. Tanganku tergenggam, maksud hati ingin digenggam sang pujaan apalah daya perawatlah yang menggenggam seolah olah memberiku kekuatan. 'Menggenggam erat mbak, yang erat, erat lagi, kuat lagi' katanya. Luka karena perawat itu kini membekas. Hiii. Aku dimasukkan ruang berbau obat, selang infus terpasang memanjang tinggi didepanku. 'Alhamdulillah' rasaku bersyukur karena hanya dengan ini aku dapat beristirahat. Beberapa waktu kemudian aku mengabari kekasihku . Malamnya pun dia datang. Wah senang rasa hatiku tak terkira. Sakit suntikan infus tak terasa. Rabu 23-5-2018 Aku masih setia dengan obat dan selang infus. Hariku serasa panjaaang sekali. Banyak pembelajaran pun dapat saudara baru karena aku b...

Pahit

Image
Obat macam apa lagi yang harus aku telan. Yang pasti, aku tetap mencintaimu Ali Idris.

Kidung rindu

Image
Kidung kerinduan. Tatapan teduh mu Goresan senyum Mengapung dalam hayal, Menyembul berkali Menjadikan tak bertepi. Kidung kerinduan. Untuk lelaki ku Bukan lelakimu. Menyentuhnya, Menjadikanmu tak berperi. Kidung kerinduan. Untuk lelakiku. Bukan lelakimu. Kidung kerinduan, untuk lelakiku Ali Idris bukan lelakimu.

Pergilah

Image
Pergilah Pergilah Jika kau tak bahagia, Ali. Kamu berubah, aku tau. Kamu bosan dengan hubungan kita. Aku mencoba mengikhlaskanmu, maka pergilah. Aku mencoba melepasmu meski perih, maka pergilah. Aku belajar untuk tidak rindu, maka pergilah. Aku menutup mata untuk tidak melihatmu, maka pergilah. Aku menutup telinga untuk tak mendengarmu, maka pergilah. Aku mencoba menutup hati untukmu, maka pergilah. Bahagiamu bukan aku (menurutku), maka pergilah. Kamu tak bergairah dengan rencana rencanaku, maka pergilah. Kamu tak pernah berjuang lebih demi aku, maka pergilah. Perjuanganmu karena paksa dariku, maka pergilah. Semangatmu karena paksa dariku, maka pergilah. Cintamu karena paksa dariku, maka pergilah. Kedatanganmu karena paksa dariku, maka pergilah. Semuanya, karena paksa, dariku. Pergilah. Pergilah.

Terabaikan

Image
Aku yang (merasa) terabaikan. Entah apa yang aku pikirkan saat ini, tetapi memang aku (merasa) selalu diabaikan. Adakah disharmonisasi antara kita?  Ali idris? Menurutku iya. Bagaimana bisa kamu tidak punya waktu untukku sedang kamu sibuk dengan yang lain? Bagaimana aku akan tenang jika hari liburmu tak kamu gunakan bersamaku?  Lalu bersama siapa? Ah, Ali idris bagaimana aku bisa tau tentang keadaanmu jika kamu tak pernah memberitau tentangmu??? Kamu pikir aku serba tau? Aku hanya mengetahui berdasar penglihatanku saja. Padahal malam ini kamu libur (8-11-17), lalu untuk apa tidak memanfaatkan waktu bersamaku???  Bosankah????  Bosankah???? Allahurobbi, aku selalu menunggu waktu dimana kamu libur! Tetapi kamu tak pernah mau memberikan sedikit waktu untuk bersamaku. Lima menit, sepuluh menit, lancar. Dua puluh menit, tiga puluh menit sambil berlari membuka aplikasi ini, buka lagi aplikasi itu. Kapan aku bisa curhat??? Kapan kamu bisa cerita???(eh memang kamu ...

Ramadhan

Image

Jodoh dunia akhirat

Image
Segerakan kami, Satukan kami dunia akhirat. Ridoi kami dunia akhirat. Sempurnakan agama kami. Dekatkan kami, padaMu. Aamiin.

Dalamnya Hati? Siapa yang tau

Image
Tak pernah hatiku meng- iyakan bahwa aku mau berjauhan denganmu. Semua ucap yang meluncur itu hanya kekesalan dan kekecewaanku padamu. Tak sedikitpun aku ingin meninggalkanmu, akan kutemani sampai kau benar-benar menjadi orang hebat. Semua sudah aku siapkan. Sejak saat itu, sejak kau berani berucap didepan bapakku. Membayangkan setiap hariku bersamamu, mulai dari pagi memasak untukmu,  membersihkan rumahmu, mencuci bajumu, membuatkan kopi, menyetrika bajumu,  semua tentangmu. Aku mempersiapkannya apa yang belum kamu punya, ingin sekali menjadi pelengkap dan penyempurna hidupmu. Kamu tau, aku mulai mengoleksi toples toples lucu untuk dibawa kerumahmu sebagai bekalku nanti, aku mengoleksi penggorengan, piring piring, tremos imut, dan barang dapur lain yang tidak ada dirumahmu . Semua itu untuk kamu, Ali Idris. Jadi, janganlah percaya jika aku meminta pergi, jika aku meminta mengakhiri itu hanya bentuk dari emosi yang tak tertahan. Semua itu bohong. Aku mencintaimu, menya...

Aku Mah Apa Atuh

Image
Siapa diriku? Apa pentingnya dalam hidupmu? Peduli pun tidak. Mbok yaaaaaa nek lg kesuh ditelfon apa kepriwe malah dijoraken bae. Yawis seboyehmu ngonoh. Tidak hanya sekali namun berkali kali tak pernah peka . Hufet. Yawislah aku tek kerja sing adoh bae lah. Golet duit, warang wurung ya ora mbojo mbojo .  Hhhft. Makasih lah ya, doakan semoga dapet kerjaan yg baik. Bisa membantu meringankan beban orang tua. Aamiin.

Tetaplah menjadi Kamu - Kun Anta

Image
Untuk selalu bersama mereka ,  aku meniru apa yang terlihat.  Kemudian aku menjadi oranglain untuk berbangga dan  untuk besenang senang. Aku sangka jika melakukan seperti itu akan mendapatkan kebaikan atau keuntungan tetapi yang aku dapat hanyalah kerugian, karena ini hanyalah sekedar " zahir" Kita tidak memerlukan harta untuk menambah kecantikan "zahir" , justeru kecantikan dari dalam,  dari hati yang bersinar akan terpancar. Kita tidak perlu memikirkan pandangan oranglain untuk yang tidak sesuai dengan kita, tidak perlu meng-ada- yang tidak ada, itulah cantik sebenarnya yang akan terus memancar . Jadilah diri kamu sendiri dan itu akan menambah kecantikan yang telah ada. Sesungguhnya aku menerima mereka , tetapi tidak melulu meniru wataknya, melainkan apa yang aku terima itulah yang aku ridho. Aku ingin menjadi diri sendiri, inilah aku dan keyakinanku. Aku akan menjadi yang aku ridho, aku tidak memaksakan oranglain untuk menerimaku. Aku akan tetap menjadi a...